Fakta: Diperlukan 1 batang pohon berusia 5 tahun untuk menghasilkan 1 rim kertas.
Bisa dibayangkan bila seluruh dunia menggunakan berjuta-juta ton kertas setiap harinya, wuih... hutan akan lebih cepat gundul dan bumi akan menjadi lebih panas. Kenyataannya, bumi kita sedang mengalami krisis dan kita perlu mengubah beberapa kebiasaan keseharian kita. Tujuannya sederhana, membuat bumi lebih hijau dan nyaman untuk ditinggali.
Sejak awal pendirian Madina Global GRoup, semangat green business sejak awal sudah ada dalam nadi Madina Global Group. Dimulai dari slogan "Save Our Earth" yang kami cetak di kartu nama berbahan dasar kertas daur ulang, tak jarang, klien atau vendor yang tergelitik bertanya lebih dalam tentang komitmen kami sebagai perusahaan yang ramah lingkungan dan go green.
Di tahun 2013 ini, langkah komitmen Madina Global Group untuk green business berikutnya adalah gerakan Go Paperless.
Simak 3 Langkah Go Paperless with Madina Global Group di bawah ini:
1. Paperless: Organizing Paperless Data and Portfolio
Biasanya tenaga pemasaran selalu membawa sebuah tas berat berukuran besar yang di dalamnya ada banyak sekali materi presentasi, pricelist, sejumlah portfolio, dan juga form-form kontrak untuk klien. Selain berat, juga merepotkan dan tenaga pemasaran itu harus membongkar isi tas hanya untuk mencari satu form.
D iMadina Global Group, kami melengkapi tenaga pemasaran kami dengan iPad. Semua portfolio klien yang pernah kami tangani tersimpan dengan rapi di sana sehingga ketika presentasi, kami dengan mudah (dan dengan bangga) menunjukkan hasil kerja keras kami. Tidak repot, tidak ribet, dan yang terpenting, mengurangi pemakaian kertas (dan biayanya) untuk mencetak katalog dan portfolio.
Tak jarang klien tidak hanya mencari jasa event organizer. Kadang-kadang ada yang membutuhkan jasa fotografer, video documenting dan lain-lain. Sebagai tenaga pemasaran yang baik, harus membawa informasi dan pricelist yang lengkap bahkan dari vendor-vendor lainnya. Di Madina Global Group, semua data kami disimpan paperless di iPad, dan diorganisasi sedemikian rupa sehingga mempermudah tenaga penjualan untuk mencarinya. Klien tidak suka menunggu, maka kami pun tidak akan membuat mereka menunggu.
2. Paperless: Contract
Apa jadinya bila klien tertarik dengan kami dan akan melakukan closing saat itu juga? Daripada kerepotan mencari kertas form kontrak di dalam tas, kami langsung mengetikkan harga dan kesepakatan dengan klien diiPad, menunjukkannya kepada klien untuk konfirmasi dan langsung menandatanganinya langsung di iPad. Setelah itu, kontrak tinggal dikirim via email kepada klien. Selesai.
Jadi, tidak mengherankan bila suatu hari Anda melihat kru Madina Global Group hanya membawa sebuah tas berukuran sedang ketika sedang memprospek klien. Type, sign, email. Done!
3. Paperless: Simple Rundown, More Understandable
Tak bisa dipungkiri, industri trading adalah salah satu konsumen kertas terbesar. Untuk sebuah perusahaan yang berukuran sedang, kita perlu mencetak proposal penawaran yang akan dibagikan kepada klien dan vendor. Bayangkan bila proposal penawaran tersebut terdiri dari 10-20 halaman proposal penawaran, dan dicetak sebanyak 150x perbulan.. Wuih, bisa kebayang berapa rim kertas yang kita pakai.
Kami berpikir keras, bagaimana membuat sebuah proposal penawaran yang sederhana, yang dengan mudah dimengerti semua pihak, namun dengan detail acara yang tidak dikurangi.
Hasilnya, lahirlah sebuah susunan proposal penawaran Madina Global Group yang sangat revolusioner: sebuah proposal penawaran yang sederhana, namun mudah dimengerti. proposal penawaran kami hanya terdiri dari 2-4 halaman dan sudah mencakup semua detail acara yang akan kami tangani. Begitu sederhana, hemat kertas, dan mudah dimengerti siapapun. Selain itu proposal penawaran dicetak di balik kertas bekas yang masih bagus sehingga menghemat pemakaian kertas. Klien dan vendor pun turut senang karena mereka tidak harus kebingungan membaca proposal penawaran yang rumit dan tebal.
Kami percaya untuk memotivasi orang lain, perlu dimulai dari diri kita sendiri dulu. Tidak banyak Perusahaan yang peduli lingkungan dengan memperhatikan hal-hal kecil. Inilah salah satu contoh solusi green business yang kami terapkan dalam usaha kami. Lewat 3 langkah sederhana di atas, kami memberi contoh, menarik minat orang lain, barulah dengan sendirinya orang lain akan megikuti.
So, let's go paperless!