pada masa globalisasi sekarang ini, belanja dengan sistem online dianggap merupakan sebuah trend terbaru yang sedang hangat-hangatnya di tengah masyarakat kita. belanja online merupakan kegiatan baru yang sedang digeluti oleh semua orang termasuk saya sendiri pastinya.

pada masa sekarang ini semua orang menginginkan sesuatu hal yang instan, baik itu komuikasi, makanan, minuman dan bahkan belanja. belanja online tidak di geluti oleh wanita saja, pada jaman ini pria juga memberikan kontribusi besar pada belanja online karena dianggap sebagai suatu hal yang praktis dan simpel.

pada negara-negara maju didunia, seperti, Amerika, Inggris dan sebagainya belanja online merupakan suatu kebutuhan yang dianggap sekunder dengan mengingat waktu, tempat dan lain sebagainya dengan lebih hemat dan simple.

yang paling memberikan manfaat pada belanja online ini adalah customer dapat menghemat waktu, tidak berdesak-desakan tidak perlu antrian dan menghemat BBM tetapi barang sampai pada tujuan seperti yang diharapkan.
Diagram Alir Bisnis Tradisional
Diagram Alir Bisnis Tradisional
Diagram Alir Bisnis Online
Diagram Alir Bisnis Online
Belanja online mengurangi pengangkutan dari gudang ke toko atau pusat distribusi, tetapi menaikkan penggunaan energi untuk pengoperasian server di pusat data  (data center) serta proses pengepakan barang per satuan. Walaupun pemesan barang tidak perlu transportasi, pengantaran barang ke konsumen akhir umumnya tetap menggunakan kendaraan bermotor yang tentu mengeluarkan emisi karbon dioksida.
Hasil studi lembaga peduli lingkungan Green Design Institute – Carnegie Mellon University pada akhir tahun 2008 menemukan kesimpulan bahwa belanja online menggunakan konsumsi energi 30% lebih rendah dan juga menurunkan emisi karbon 30% lebih rendah daripada model transaksi bisnis tradisional.
Bahan referensi: Laporan Penelitian Green Design Institute – Carnegie Mellon University

Share